Catatan dari teras rumah di Malang
Merawat anggrek tanpa ruang kaca dan tanpa alat mahal
Kumpulan catatan tentang media tanam, penyiraman, cahaya, dan perbanyakan anggrek yang dirawat di teras sempit. Semua ditulis dari kegagalan yang sudah terjadi lebih dulu.
Anggrek di sini hidup di pot plastik dan terakota, disiram dengan gembor, dan diawasi dengan higrometer yang meleset sepuluh persen.
Tulisan terbaru
-
Menyiram Anggrek dengan Gembor: Volume dan Waktu
Menyiram sedikit setiap hari hampir selalu lebih buruk daripada menyiram banyak lalu membiarkan pot mengering.
-
Menampung Air Hujan untuk Tanaman
Air hujan hampir bebas mineral. Menampungnya di teras rumah lebih mudah daripada yang dibayangkan, asal tahu batasnya.
-
Nampan Kerikil untuk Kelembapan Lokal
Nampan berisi kerikil dan air sedikit menaikkan kelembapan di sekitar tanaman, tetapi efeknya jauh lebih kecil daripada yang sering diklaim.
-
Membaca Higrometer Murah di Rumah
Alat ukur kelembapan yang murah sering meleset sepuluh persen. Cara mengkalibrasinya dan cara memakai angkanya dengan waras.
-
Akar Udara Anggrek: Apa yang Dikatakannya
Akar anggrek tidak tersembunyi di dalam media. Warna dan kekenyalannya memberi kabar paling jujur tentang kondisi pot.
-
Es Batu di Pot: Kebiasaan yang Perlu Diuji
Meletakkan es batu di atas media terdengar praktis, tetapi ada dua alasan mengapa cara ini jarang cocok untuk anggrek tropis.
Telusuri menurut topik
Media tanam & pot
Kulit kayu, arang, lumut, dan pot tempat akar menggantung.
6 artikel
Air & kelembapan
Menyiram sampai tandas, menampung air hujan, dan membaca angka kelembapan.
6 artikel
Cahaya & suhu
Mengatur jendela timur, membaca warna daun, dan mengenal kebiasaan tiap jenis.
6 artikel
Repot & perbanyakan
Kapan membongkar pot, cara memotong yang bersih, dan membesarkan anakan.
6 artikel