Dua wajah lumut
Lumut spagnum bisa menahan air beberapa kali berat keringnya. Di satu sisi ini menyelamatkan anakan kecil yang belum punya cadangan air di jaringannya. Di sisi lain, sifat yang sama membuat lumut menjadi jebakan bagi siapa pun yang menyiram dengan jadwal tetap.
Saya pernah kehilangan dua tanaman dewasa karena membiarkan lumut mengisi seluruh pot. Bagian tengah media tetap basah lebih dari seminggu sementara permukaannya tampak kering. Waktu saya membongkar pot, akar bagian dalam sudah berubah kecokelatan dan kopong.
Memadatkan dengan benar
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah memasukkan lumut terlalu rapat. Lumut yang ditekan kuat-kuat berubah menjadi massa padat tanpa celah udara, persis kebalikan dari yang diinginkan akar anggrek. Saya memasukkannya sedikit demi sedikit dengan ujung pensil, cukup rapat agar tanaman tidak goyang, tetapi tidak sampai padat.
Sebaliknya, lumut yang terlalu longgar akan menyusut saat kering dan membuat tanaman miring. Cara memeriksanya sederhana: setelah selesai menanam, saya menekan permukaan media dengan satu jari. Bila jari turun sedikit lalu berhenti, kepadatannya sudah pas.
Lumut kering yang sulit basah lagi
Lumut yang sampai kering sekali akan menolak air. Air siraman mengalir di permukaannya dan keluar lewat dasar pot tanpa membasahi bagian dalam. Siasat yang saya pakai adalah merendam seluruh pot dalam baskom selama sepuluh menit, bukan menyiram dari atas.
Bila lumut sudah berubah warna menjadi pucat keputihan dan rapuh, saya lebih memilih menggantinya daripada merendam berulang kali. Lumut dalam kondisi itu sudah kehilangan struktur seratnya dan tidak akan menahan air seperti sebelumnya.
Tanda lumut perlu diganti:
Permukaan berubah pucat dan mudah hancur diremas
Air mengalir di atasnya tanpa terserap
Muncul bau apek yang tidak hilang setelah diangin-anginkan
Campuran, bukan pengganti
Untuk sebagian besar tanaman saya, lumut tidak berdiri sendiri. Saya mencampur dua bagian kulit kayu dengan satu bagian lumut, sehingga pot tetap punya celah udara tetapi tidak kering terlalu cepat. Campuran ini juga membuat anakan yang baru dipisah lebih mudah beradaptasi.
Pencatatan tetap penting. Saya menulis tanggal pemasangan lumut di label pot, lalu memeriksanya enam bulan kemudian. Lumut yang sudah enam bulan di pot biasanya sudah mulai memadat walau tidak terlihat dari luar.
