Dua macam keiki
Keiki bisa muncul di buku tangkai bunga yang sudah tua, atau di pangkal batang. Yang muncul di tangkai lebih umum pada Phalaenopsis dan Dendrobium. Keduanya adalah tanaman baru yang secara genetis sama dengan induknya.
Tidak semua tanaman menghasilkan keiki. Kemunculannya sering dipengaruhi oleh kondisi tanaman pada beberapa bulan sebelumnya, bukan oleh perlakuan khusus yang dilakukan pada minggu itu.
Kapan boleh dipisahkan
Saya menunggu sampai keiki mempunyai sekurang-kurangnya dua atau tiga helai daun dan akar sepanjang tiga sampai lima sentimeter. Akar yang terlalu pendek belum mampu menyerap air sendiri dan keiki akan layu walau disiram.
Menunggu memang melelahkan. Saya pernah memisahkan keiki yang baru punya satu akar sepanjang satu sentimeter dan keiki itu mengering dalam dua minggu, sementara keiki berikutnya yang saya biarkan enam bulan lagi langsung tumbuh.
Syarat sebelum dipisahkan:
Dua sampai tiga helai daun yang sudah membuka
Akar sepanjang tiga sampai lima sentimeter
Akar sudah tampak berujung aktif
Cara memisahkan
Saya memotong tangkai di kedua sisi keiki dengan gunting yang sudah dibersihkan, menyisakan sedikit tangkai di pangkal keiki. Potongan dibiarkan mengering satu jam, lalu keiki ditanam di pot kecil berisi lumut yang sudah direndam dan diperas.
Lumut dipakai pada tahap ini karena akar keiki masih pendek dan membutuhkan kelembapan yang lebih stabil daripada kulit kayu. Setelah satu tahun, keiki saya pindahkan ke campuran kulit kayu biasa.
Perawatan bulan pertama
Bulan pertama keiki saya letakkan di tempat teduh dengan kelembapan tinggi, jauh dari matahari langsung. Keiki belum punya cadangan air dan tidak sanggup mengganti air yang hilang lewat daun dengan cepat.
Saya menyemprot, bukan menyiram. Media di pot kecil mudah sekali terlalu basah, dan akar muda pada keiki jauh lebih rentan daripada akar tanaman dewasa.
Keiki pada tangkai yang masih berbunga
Keiki kadang muncul pada tangkai yang masih berbunga. Bila itu terjadi, saya membiarkan bunga selesai dulu sebelum memutuskan apa pun, karena memotong tangkai yang sedang mekar akan memutus suplai ke keiki. Setelah bunga terakhir gugur, saya menimbang dua pilihan: membiarkan keiki terus menempel pada induknya sampai akarnya panjang, atau memotong tangkai bersama keiki dan menanamnya sebagai tanaman tersendiri. Pilihan pertama lebih aman bagi pemula.
