Apa yang dilakukan arang di media

Arang kayu berpori. Permukaannya yang berlubang-lubang menyimpan air dan sedikit unsur hara, lalu melepaskannya perlahan ke akar. Sifat ini membuat arang berguna di pot yang cepat kering, terutama pot kecil yang terkena angin siang hari.

Berbeda dengan kulit kayu yang lapuk, arang relatif awet. Kepingan arang bisa bertahan melewati beberapa kali ganti media. Sering kali saya temukan kepingan arang yang masih utuh saat memindahkan tanaman, dan kepingan itu saya pakai lagi.

Berapa banyak yang wajar

Saya tidak pernah memakai arang lebih dari seperempat isi pot. Campuran yang terlalu banyak arang membuat media menjadi gelap, berat, dan menahan air lebih lama daripada yang saya inginkan di musim hujan. Porsi seperempat sudah cukup untuk memberi efek tanpa mengubah karakter pot secara keseluruhan.

Ukuran kepingan juga menentukan. Kepingan sebesar kuku jempol memberi celah udara yang baik. Bubuk arang halus sebaiknya tidak dipakai sama sekali, karena ia bekerja seperti serbuk kulit kayu: menutup celah dan mengurangi aliran udara ke akar.

Mencuci dan memilih

Arang yang dibeli dalam karung selalu berdebu. Saya mencucinya di ember, membuang air keruh beberapa kali, lalu menjemurnya sehari sebelum dicampur. Arang yang tidak dicuci akan membuat air siraman pertama mengalir keluar berwarna hitam pekat.

Hal lain yang saya perhatikan adalah sumbernya. Arang dari kayu olahan, bekas cat, atau bercampur plastik tidak saya pakai. Untuk tanaman, saya hanya memakai arang kayu polos yang tidak berbau menyengat saat dibakar sedikit.

Langkah persiapan yang biasa saya lakukan:

Cuci di ember sampai air tidak keruh lagi

Pecah kepingan besar sampai seukuran kuku jempol

Jemur sehari sebelum dicampur ke media

Kapan saya melewatkannya

Untuk pot besar yang berada di tempat teduh dan lembap, saya sering tidak memakai arang sama sekali. Di posisi seperti itu, masalah yang muncul justru media yang terlalu lama basah, bukan terlalu cepat kering.

Sebaliknya di pot kecil yang digantung di dekat jendela timur, arang hampir selalu saya tambahkan. Pot kecil seperti itu bisa kering hanya dalam sehari saat angin kering turun dari arah Gunung Arjuno pada bulan Agustus, dan arang memberi sedikit cadangan lembap bagi akar.