Kenapa jendela timur
Jendela yang menghadap timur menerima matahari pagi sampai sekitar pukul sepuluh, lalu teduh sepanjang siang. Bagi anggrek yang berasal dari lantai hutan, pola ini paling mendekati kebiasaan aslinya: terang tetapi tidak membakar.
Jendela barat atau selatan sebaliknya memberi cahaya paling keras justru pada pukul dua sampai empat sore, saat suhu teras sedang tinggi. Di teras rumah saya, kombinasi itu membuat daun menguning di sisi yang menghadap kaca.
Mengukur dengan bayangan tangan
Saya tidak memakai alat ukur cahaya. Cara yang saya pakai: letakkan telapak tangan tiga puluh sentimeter di atas daun pada pukul sepuluh pagi, lalu lihat bayangannya di atas media. Bayangan yang tajam dan bertepi jelas berarti cahaya terlalu keras untuk sebagian besar anggrek.
Bayangan yang kabur dengan tepi lembut adalah yang saya cari. Bila bayangan sama sekali tidak terlihat, cahayanya kurang dan tanaman akan sulit berbunga walau daunnya tampak sehat.
Perkiraan yang biasa saya pakai:
Bayangan tajam: terlalu terang, perlu tirai
Bayangan kabur bertepi: ideal
Tanpa bayangan: terlalu teduh untuk berbunga
Tirai berlubang dan kain tipis
Tirai berlubang yang bisa digeser memberi kendala yang paling lentur. Pada bulan Juli, ketika kabut turun sampai siang, saya membukanya penuh. Pada bulan September, saat langit cerah terus-menerus, saya menutupnya separuh.
Kain tipis berwarna putih juga bekerja, tetapi ia cepat berdebu dan menurunkan cahaya secara perlahan tanpa saya sadari. Saya mencuci kain itu dua bulan sekali dan selalu terkejut melihat perbedaan terangnya setelah dicuci.
Jarak dari kaca
Menempelkan pot pada kaca jendela membuat suhu daun bisa jauh lebih tinggi daripada suhu ruangan pada siang hari, sekaligus lebih dingin pada malam hari. Saya menjaga jarak sekitar dua puluh sentimeter dari kaca agar suhu daun tidak berayun terlalu ekstrem.
Di Malang, malam bulan Juli bisa mencapai delapan belas derajat. Pot yang menempel di kaca pada malam seperti itu terasa jauh lebih dingin daripada pot yang saya tarik masuk setengah meter.
