Hidup tanpa media

Vanda berjenis tumbuh tegak dengan akar panjang yang menjulur bebas di udara. Di banyak tempat ia digantung di keranjang kayu berlubang tanpa media apa pun. Akarnya mengambil air dari udara lembap dan dari siraman yang mengalir lewat.

Bagi saya yang tinggal di teras dengan kelembapan sedang, menanam Vanda tanpa media berarti menyiram setiap hari pada musim kemarau. Karena itu saya memakai keranjang berisi kepingan kulit kayu besar yang sangat kasar, tidak padat, agar akar tetap bisa bernapas.

Akar tidak boleh terus-menerus basah

Akar Vanda harus basah lalu kering, bukan lembap terus-menerus. Akar yang tidak pernah kering akan membusuk dari pangkalnya. Di sisi lain akar yang terlalu lama kering akan mengecil permanen dan kehilangan selaput penyerapnya.

Ritme yang saya pakai: siram sampai seluruh akar berubah hijau, biarkan sampai akar kembali keputihan, lalu siram lagi. Pada hari terang itu berarti sekali sehari; pada hari mendung cukup dua hari sekali.

Tanda akar Vanda bermasalah:

Ujung akar menghitam dan lembek: terlalu basah

Akar mengecil dan mengeras: terlalu kering

Akar tetap putih lima belas menit setelah disiram: selaput rusak

Pergerakan udara

Kelembapan tanpa pergerakan udara adalah kombinasi yang paling berbahaya bagi Vanda. Saya menggantung keranjang di tempat yang ada angin lewat, bukan di sudut teras yang tertutup.

Bila tanaman terpaksa berada di sudut, saya memakai kipas kecil yang menyala beberapa jam pada pagi hari. Angin buatan ini cukup untuk mengeringkan sisa air di pangkal daun sebelum malam.

Daun berlekuk dan suhu

Vanda berdaun silindris lebih tahan terhadap panas dan cahaya terang daripada yang berdaun pipih. Saya hanya memelihara jenis berdaun pipih di sisi teras yang teduh setelah pukul sebelas siang.

Pada malam-malam terdingin bulan Juli, saya menurunkan keranjang Vanda dari kait tertinggi ke dekat dinding rumah agar tidak terkena angin malam secara langsung.

Menggantung atau meletakkan

Vanda paling cocok digantung karena akarnya membutuhkan udara dari segala arah. Meletakkan keranjang di atas meja membuat bagian bawah akar menempel pada permukaan datar dan selalu basah. Bila terpaksa diletakkan, saya menaruh keranjang di atas kawat berlapis agar dasarnya tetap terbuka. Penempatan ini juga memudahkan saya mengangkat seluruh keranjang ke baskom pada saat menyiram, daripada menyiram di tempat dan membiarkan lantai teras becek.